Teknologi Blockchain Bantu Berdayakan Petani Indonesia

Reporter:
Editor:

Istiqomatul Hayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Regi Wahyu berbicara di Tempo Media Week 2017 soal big data. Kini ia akan menjadi keynote speaker di pembukaan Tempo Media Week 2018. CEO Hara Token ini akan berbicara di diskusi bertajuk

    Regi Wahyu berbicara di Tempo Media Week 2017 soal big data. Kini ia akan menjadi keynote speaker di pembukaan Tempo Media Week 2018. CEO Hara Token ini akan berbicara di diskusi bertajuk "Block Chain, Aset Data Digital, dan Masa Depan Dunia,"

    TEMPO.CO, Jakarta - Teknologi blockchain dilahirkan sebagai implementasi dari Revolusi industri 4.0. Blockchain adalah teknologi penyimpanan data multiserveryanghdihubungkan secara aman oleh kriptografi. 

    Secara alamiah, teknologi blockchain memberikan transparansi dan dapat dilacak oleh setiap orang yang mengakses data lantaran fungsi teknologi ini terdesentralisasi.

    Simak: Perempuan Jadi Narasumber Media Hanya 11 Persen

    Founder dan CEO Hara, Regi Wahyu menerapkan teknologi blockchain untuk membantu ratusan ribu petani. Dengan pendataan field-sourcing, tim HARA yang tersebar di beberapa desa di Indonesia, denga tujuan utama memberikan kemudahan akses bagi petani yang selama ini tidak terlihat dan tak masuk dalam radar perbankan kini bahkan telah bergabung dalam revolusi industri 4.0 yang mengandalkan data.

    Inilah yang akan dipaparkan oleh Regi dalam diskusi tentang Blockchain, Data Aset Digital, dan Masa Depan Dunia. "Saya lama hidup di antara petani, saya ingin HARA membawa senyum bagi sejuta petani untuk masa depan pangan Indonesia," kata Regi Wahyu, di Jakarta, Kamis, 13 Desember 2018. Sebagai startup, ia menambahkan, HARA juga memberikan wadah pekerjaan baru yang membuat tengkulak modern adil bernama agripreuner.

    Direktur Tempo Institute Mardiyah Chamim menuturkan, diskusi ini sebagai pembukaan Tempo Media Week 2018 Palmerah Edition di Jakarta, pada Jumat, 14 Desember 2018 jam 14.00 di Gedung Tempo Jalan Palmerah Barat 8 Jakarta. Tempo Media Week 2018 Palmerah Edition berlangsung pada 14-16 Desember 2018 di Ruang dan Tempo Gedung Tempo, Jakarta.

    Ikuti Juga: Saatnya, Tempo Media Week 2018 Pulang Kandang

    Seperti tahun lalu, tema Tempo Media Week 2018 adalah Hand in Hand for a Better Digital Society. Mardiyah menjelaskan, pembukaan Tempo Media Week 2018 ini juga akan dihadiri oleh Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara. "Berbarengan dengan diskusi blockchain ini, kami akan meluncurkan #KelasTanpaBatas," kata Mardiyah. 

    Baca: Blogger dan Traveler Bicara Soal Teknologi

    #KelasTanpaBatas adalah platform kelas online menulis. Dalam peluncuran ini, 50 orang yang melakukan registrasi ulang pertama akan mendapatkan akses gratis #KelasTanpaBatas.

    Baca: Revolusi Industri 4.0 Dibuka, Peluang 4 Juta Wirausaha Baru

    "Sejauh ini pendaftar sudah 111 orang," ujar Putri Faradilla, panitia Tempo Media Week 2018 PalmerahEdition. Meski begitu panitia masih membuka pendaftaran diskusi blockchain dan peluncuran #KelasTanpaBatas di bit.ly/tempomediaweek2018.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?