Gratis Pelatihan Menulis Fiksi bersama Leila S. Chudori

Reporter:
Editor:

Fadhli Sofyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Leila S Chudori meluncurkan novel barunya, Laut Bercerita, di Ubud Writers Festival, Bali, 27 Oktober 2017. TEMPO/Reza Maulana

    Leila S Chudori meluncurkan novel barunya, Laut Bercerita, di Ubud Writers Festival, Bali, 27 Oktober 2017. TEMPO/Reza Maulana

    TEMPO.CO, Jakarta - Tempo Institute mengadakan lomba berhadiah satu buah tiket Pelatihan Menulis Fiksi Bersama Leila S. Chudori. Anda bisa mengikuti pelatihan menulis fiksi senilai empat juta rupiah ini dengan gratis. Caranya mudah, hanya dengan menuliskan link/url cerpen yang pernah Anda tulis di blog atau media online. Kirimkan link tersebut ke kolom komentar halaman web catatanpringadi. Anda juga mesti menyertakan alamat email juga membagikan info ini di media sosial Anda (twitter, facebook atau instagram) dengan tagar #kelasmenulisfiksi. Batas akhir perlombaan tanggal 30 Juli 2019, satu orang pemenang akan diumumkan tanggal 7 Agustus 2019

    Di pelatihan menulis fiksi ini Anda akan didampingi oleh Leila S. Chudori, wartawan TEMPO, sekaligus penulis novel “Laut Bercerita”. Anda akan belajar hal-hal yang dibutuhkan untuk menulis sebuah karya yang baik, kiat menulis cerita pendek. Teori penting dalam menulis fiksi juga akan diajarkan, yaitu teknik membuat drama tiga babak, membuat karakter, praktik langsung belajar tentang deskripsi, dan membuat intro yang menarik.

    Selama pelatihan menulis fiksi Anda akan mendapatkan penugasan dan latihan langsung. Tugas-tugas tersebut akan dibahas dan diberi masukan oleh Leila S. Chudori. Anda akan mendapat 5 kali pertemuan intensif pada tanggal 15 Agustus, 22 Agustus, 29 Agustus, 05 September, dan 12 September 2019 pukul 16.00-19.00 WIB. Pelatihan berlangsung di co-working space ruang & tempo, Gedung Tempo Lantai 8, Jalan Palmerah Barat No. 8, Jakarta dan satu kali pelatihan di luar kelas (tempat bersejarah) untuk latihan eksplorasi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Upaya Pemerintah Mengolah Sampah Menjadi Bahan Baku PLTSa

    Pemerintah berupaya mengurangi persoalan sampah dengan cara mengolahnya menjadi energi penggerak PLTSa di duabelas kota di Indonesia.