Jumat, 16 November 2018

Genjot Penjualan, UMKM Sleman Optimalkan Fasilitas Google

Reporter:
Editor:

Elik Susanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kegiatan wisata mengubah sampah plastik menjadi berbagai barang kerajinan, seperti rangkaian bunga, taplak meja, gantungan jlbab, dan lain-lain di desa Pancoh, Sleman, Yogyakarta. Tempo/Dini Pramita

    Kegiatan wisata mengubah sampah plastik menjadi berbagai barang kerajinan, seperti rangkaian bunga, taplak meja, gantungan jlbab, dan lain-lain di desa Pancoh, Sleman, Yogyakarta. Tempo/Dini Pramita

    TEMPO.CO, Sleman - Rumah Kreatif Sleman, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta bekerja sama dengan Gapura Digital menggelar Pelatihan Dasar Fasilitas Google. Pelatihan ini diberikan kepada UMKM (usaha mikro, kecil dan menengah) setempat.

    Pelatihan dimulai Senin, 11 Agustus hingga Rabu, 15 Agustus 2018 diikuti 30 peserta dari UMKM di wilayah Sleman. "Pelatihan berlangsung setiap hari sebanyak enam seri," kata Penyuluh Perindustrian dan Perdagangan Madya Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sleman Agung Tri Rahmanto, Rabu, 15 Agustus 2018.

    Para penenun dari Desa Sumberahayu, Kecamatan Moyudan, Kabupaten Sleman, DIY, membuat lurik dalam warna-warna yang menyegarkan. TEMPO/Rita Nariswari

    Menurut Agung, UMKM perlu memanfaatkan fitur Google secara optimal untuk mengembangkan usaha. "Saat ini UMKM masih terbatas dengan menawarkan produknya melalui media sosial atau marketplace, tapi dengan pelatihan ini UMKM bisa mengetahui fitur-fitur yang disediakan oleh Google."

    Produk UMKM Sleman meliputi kerajinan, pakaian, pertanian, aksesoris hingga kuliner. Agung percaya, dengan mendalami pengetahuan tentang fitur Google, UMKM bisa mempromosikan dan mengenalkan produknya lebih maksimal. "Pintu masuk utama dari Google itu kan search engine, harapannya dengan tahu terkait ini rating produk mereka bisa lebih tinggi dan lebih bisa dicari oleh masyarakat," katanya.

    Dimas dari Gapura Digital, berharap UMKM bisa menggunakan fitur Google Bisnisku dengan lebih mudah. "Jadi UMKM bisa memasarkan produk dan servisnya langsung di Google Maps, jadi ketika konsumen mencari di Google Maps langsung ketemu kira-kira produk dan servis apa yang relevan buat mereka," katanya.

    Salah satu peserta dari UMKM Disya Griya Busana, Ika menilai, pelatihan ini membuatnya mengerti terkait perkembangan usaha secara online. "Kami bisa dibukakan caranya, ke depannya sangat membantu bagaimana mengembangkan usaha melalui online juga melalui digital," kata Ika.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Agar Merpati Kembali Mengangkasa

    Sebelum PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) berpotensi kembali beroperasi, berikut sejumlah syarat agar Merpati Airlines dapat kembali ke angkasa.