Rabu, 15 Agustus 2018

Bekraf Developer Day Dorong Industri Teknologi Aplikasi dan Games

Reporter:
Editor:

Fadhli Sofyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi game Street Fighter 5, Komunitas Gamers Street Fighter di Jakarta, 10 Maret 2016. TEMPO/Frannoto

    Ilustrasi game Street Fighter 5, Komunitas Gamers Street Fighter di Jakarta, 10 Maret 2016. TEMPO/Frannoto

    TEMPO.CO, Jakarta - Badan Ekonomi Kreatif atau Bekraf terus mendorong pertumbuhan industri teknologi aplikasi dan video games. Melalui Bekraf Developer Day (BDD), Bekraf mendukung anak muda Makassar yang kreatif untuk mengembangkan produk digital.

    "Saya melihat banyak sekali talenta muda disini ibarat mutiara yang belum bersinar. Saya percaya anak muda Makassar mampu lebih sukses," kata Deputi Infrastruktur Bekraf, Hari Santosa Sungkari kepada wartawan disela acara Bekraf Developer Day (BDD) di Hotel Four Poin by Sheraton Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu.

    Menurut dia, Makassar dipilih sebagai salah satu tempat karena merupakan kota dengan pertumbuhan ekonomi paling tinggi di dunia sebesar 7,9 pada 2017.

    Salah satu rencana dalam mengakomodir karya anak bangsa di Makassar dengan kerja sama PT Telkom menghadikan Makassar Digital Value. Kegiatan Bekraf kali kedua ini diharapkan keluarannya akan lebih banyak mencapai kesuksesan.

    Baca: Bekraf dan Tempo Institute Kerja Sama Pendampingan Produk Kreatif

    Menurutnya, penyelenggaraan BDD tersebut dimaksudkan untuk membangun ekosistem ekonomi digital subsektor aplikasi, video games dan BoT yang mendorong tumbuh dan berkembangnya industri aplikasi dana penciptaan video games di Indonesia yang kini bertumbuh sekitar delapan persen.

    Tujuan dari pelaksanaan kegiatan ini, lanjut Hari, mengenalkan Bekraf kepada pelaku ekonomi kreatif subsektor aplikasi dan video games di seluruh Indonesia. Mendorong sinergi pemerintah, industri, akademisi dan komunitas aplikasi dan games.

    Dalam kegiatan itu, Rachmat akan berkolaborasi memberikan inspirasi kepada para pengembang dalam sesi video games bersama Adam Ardisasmita selaku CEO Arsanesia, Frida Dwi sebagai Asosiasi Game Indonesia, Orlando Nandito selaku Samsung Developer Warrior, AGI dan Risman Adnan sebagai Director SW R&D - Samsung R&D Indonesia.

    Baca: Anak Kecanduan Game, Awas 4 Kali Lipat Terlambat Berkembang

    Sedangkan untuk sesi teknologi aplikasi dipandu Sidiq Permana selaku CIO Nusantara Beta Studio mengisi sesi aplikasi untuk berbagi ilmu dan pengalamannya. Posisinya sebagai Google Developer Expert Android menambah bobot penyelenggaraan event ini. 

    Selain Sidiq, sejumlah pakar akan tampil seperti VP Technology-Helpster Company Limited Nurendratoro Singgih, CEO Gits Indonesia Ibnu Sina Wardy dan Engineer Dicoding Indonesia Nur Rohman.

    Dan disesi lainnya, Chatbut and Cloud dipandu Audience Evangelism Manager-Microsoft, Irving Hutagalung, Software Engineer LINE Indonesia, Rasmunandar Rustam, Engineer Dicoding Indonesia Habibi Mustafa dan Managing Director Rabya Labs Teknologi, Puja Pramudya.

    Baca: Bekraf Dukung Coworking Space 'Ruang & Tempo'

    Pelaksanaan BDD Surabaya, Jayapura dan Batam, Bekraf juga menggandeng Dicoding Indonesia untuk menyelenggarakan even tersebut didukung Asosiasi Game Indonesia, Dicoding Elite, Google Developer Expert, Intel Innovator, Komunitas ID-Android, Samsung Developer Warrior, serta perusahaan-perusahaan teknologi lainnya di Indonesia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Greysia Polii dan Apriani Rahayu Ingin Sejarah Baru di 2018

    Setelah Nitya Krishinda cedera, pasangan atlet bulu tangkis ganda putri Greysia Polii dan Apriani Rahayu menjadi unggulan di Asian Games 2018 nanti.