Ratusan Penumpang MRT Membaca Buku

Reporter:
Editor:

Fadhli Sofyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana Stasiun MRT Bundaran HI yang dipadati penumpang anak-anak sejak pukul 10.00 WIB, Senin 8 April 2019. TEMPO/Wira Utama

    Suasana Stasiun MRT Bundaran HI yang dipadati penumpang anak-anak sejak pukul 10.00 WIB, Senin 8 April 2019. TEMPO/Wira Utama

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebanyak 200 relawan dari komunitas literasi; Taman Baca Inovator, Indoreadgram, dan Booktube Indonesia menjadi penumpang MRT yang membaca buku serentak dalam gerakan keREADta.

    Acara yang dihadiri Anies Baswedan, Gubernur DKI ini dilaksanakan pada Minggu 8 September 2019 di dalam MRT Jakarta, rute Bundaran HI-Lebak Bulus.

    Dalam peresmian gerakan yang didukung PT. MRT Jakarta dan Provinsi DKI Jakarta ini, dua Ruang Baca telah tersedia, yakni di Stasiun MRT Bundaran HI dan Lebak Bulus. KE depannya, Anies mengatakan Ruang Baca akan ada di setiap stasiun MRT dan di setiap ruang publik lainnya.

    "Berharap nantinya di setiap halte-halte bis ada rak buku untuk masyarakat membaca," ujar Anies.

    “Ke depannya MRT Jakarta akan bekerja sama dengan komunitas atau yayasan yang konsen dengan literasi," ujar William Sabandar, Direktur Utama PT MRT Jakarta. Tujuannya untuk membuat mekanisme pendataan dan pensortiran buku yang akan masuk ke Ruang Baca.

    "Kerja sama ini perlu karena kami tidak ada kapabilitas dalam hal itu," kata William terkait gerakan Ruang Baca Jakarta ini.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rincian Pasal-Pasal yang Diduga Bermasalah di Revisi UU KPK

    Banyak pasal dalam perubahan kedua Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi, atau Revisi UU KPK, yang disahkan DPR, berpotensi melemahkan KPK.