Mahasiswa BINUS ajak Warga Rusunawa Ubah Kertas jadi Pulpen

Reporter:
Editor:

Fadhli Sofyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mahasiswa BINUS ajak Warga Rusunawa Ubah Kertas jadi Pulpen. Dokumentasi BINUS

    Mahasiswa BINUS ajak Warga Rusunawa Ubah Kertas jadi Pulpen. Dokumentasi BINUS

    TEMPO.CO, Jakarta - Mahasiswa BINUS University International berkolaborasi bersama pihak Unit Pengelola Rumah Susun (UPRS) Tambora dan Teach For Indonesia melaksanakan pelatihan pembuatan EcoPen. Kegiatan ini dijalankan oleh mahasiswa yang sedang menjalankan Enrichment 3+1 Community Development dalam Program Pengembangan Masyarakat kepada warga Rusunawa Pesakih, Duri Kosambi, Jakarta, 25 April 2019. “Kami menyambut positif kegiatan dari mahasiswa BINUS ini,” ujar Wahyudi dari UPRS Tambora.

    Baca: PUPR Bangun Rusunawa 10 Lantai untuk Paspampres di Tanah Abang 

    EcoPen merupakan suvenir ramah lingkungan, dibuat menggunakan koran bekas. Selain ramah lingkungan, EcoPen juga bernilai ekonomis bagi pengrajin karena permintaan EcoPen yang meningkat setiap tahunnya dari hotel-hotel yang membutuhkan. Kegiatan ini diikuti oleh ibu-ibu rumah tangga dan pengrajin EcoPen yang sudah memiliki penghasilan dari pembuatan EcoPen.

    Enrichment 3+1 merupakan salah satu program dimana mahasiswa BINUS University melakukan pembelajaran selama tiga tahun di dalam kampus dan satu tahun di luar kampus. Enrichment 3+1 Community Development yang berada dibawah koordinasi Teach For Indonesia ini menjadi salah satu pilihan dari lima pilihan yang ada. Program ini sesuai dengan salah satu Visi Yayasan Bina Nusantara (BINUS): Improving the quality of life of Indonesians and the international community. “Menjadi kewajiban bagi kami dari segi dunia Pendidikan untuk memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat,” ungkap Irma Irawati Ibrahim, Operations and Student Development Senior Manager - BINUS International.

    Mahasiswa dari Communication Program telah melakukan Needs and Problems Assessment yang dirasakan oleh warga Rusunawa Pesakih, ekonomi menjadi salah satu permasalahan utama yang dirasakan. Selain itu, warga Rusunawa Pesakih pun membutuhkan aktivitas produktif dalam mengisi waktu luang yang ada, terutama bagi para ibu rumah tangga.

    Community Development Program ini prosesnya melibatkan peran aktif dari warga Rusunawa Pesakih. Melalui program ini diharapkan warga Rusunawa Pesakih lebih peduli terhadap lingkungan dan memiliki penghasilan tambahan sehingga mampu meningkatkan kualitas hidupnya. Risma Ketua PKK di Rusunawa Pesakih yang juga mengikuti pelatihan Ecopen, mengatakan, "semoga pelatihan ini bisa menjadi salah satu cara menambah penghasilan kami, para warga Rusun."

    Alya, Tasha, Naura, dan Naufal. Communication Program - BINUS International University.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekam Jejak Sembilan Anggota Pansel KPK

    Presiden Joko Widodo memilih sembilan nama anggota Panitia Seleksi Calon Pemimpin Komisi Pemberantasan Korupsi atau Pansel KPK, Jumat, 17 Mei 2019.