Jumat, 16 November 2018

Pegiat Ekonomi Kreatif Bali Belajar Menulis Storytelling

Reporter:
Editor:

Istiqomatul Hayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kolaborasi Pegiat Ekonomi Kreatif di Padang dalam program pendampingan Komunitas Ekonomi Kreatif - Bekraf dan Tempo Institute. Acara ini dilakukan di Digital Lounge, Telkom, Padang, Sumatera Barat, pada 27-29 Agustus 2018. TelusuRI/Ridho

    Kolaborasi Pegiat Ekonomi Kreatif di Padang dalam program pendampingan Komunitas Ekonomi Kreatif - Bekraf dan Tempo Institute. Acara ini dilakukan di Digital Lounge, Telkom, Padang, Sumatera Barat, pada 27-29 Agustus 2018. TelusuRI/Ridho

    TEMPO.CO, Karangasem - Tempo Institute dan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) mengadakan pendampingan komunitas ekonomi kreatif di Kabupaten Karangasem, Bali, pada 10-12 September 2018. "Ada praktik menulis storytelling," kata Direktur Eksekutif Tempo Institute, Mardiyah Chamim saat sesi diskusi di Taman Sukasada Ujung Karangasem, Senin, 10 September 2018.

    Mardiyah menjelaskan narasi yang memikat mampu meningkatkan nilai sebuah produk kreatif. Menurut dia cerita berguna untuk memberi ikatan antara produk dan konsumen. "Narasi yang bagus sangat dibutuhkan," kata Mardiyah.

    Setidaknya ada 40 pelaku ekonomi kreatif terpilih hadir menjadi peserta. Karangasem adalah tempat ketiga yang dikunjungi untuk program pendampingan Komunitas Bekraf dan Tempo Institute Kreatif (Kombet Kreatif).

    Ketua Persatuan Perusahaan Periklanan Indonesia (P3I) Janoe Arijanto mengatakan bahwa cerita dari sebuah produk penting untuk menarik rasa ingin tahu. "Jadi bukan transaksi, tapi interaksi menemukan cerita," ujarnya.

    Program pendampingan bertujuan untuk mempererat jaringan antar komunitas kreatif di tingkat kota dan kabupaten. Setiap kota atau kabupaten, memiliki potensi ekonomi kreatif yang unik dan khas. Adapun Karangasem merupakan daerah ketiga yang didatangi program Kombet Kreatif. Untuk kunjungan kali pertama Padang kemudian Surabaya, Karangasem, Kendari, Maumere, Singkawang, Malang, Bojonegoro, Bandung Barat, Belu, Kupang, dan Merauke.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Agar Merpati Kembali Mengangkasa

    Sebelum PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) berpotensi kembali beroperasi, berikut sejumlah syarat agar Merpati Airlines dapat kembali ke angkasa.